Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Terkoreksi, Kremlin Siap Bertemu Trump
Thursday, 7 August 2025 19:16 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas memangkas kenaikan setelah pasar mempertimbangkan prospek gencatan senjata di Ukraina, menyusul konfirmasi dari Kremlin bahwa Presiden Vladimir Putin dan Presiden Donald Trump akan mengadakan pertemuan dalam beberapa hari ke depan.

Harga emas diperdagangkan di kisaran $3.373 per ounce setelah sebelumnya sempat naik hingga 0,8%. Pengumuman dari Rusia ini datang sehari setelah Putin bertemu dengan utusan Trump, Steve Witkoff, selama hampir tiga jam dalam upaya AS mendorong diakhirinya perang di Ukraina.

Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Kremlin sedang mempertimbangkan beberapa opsi termasuk gencatan senjata udara, meskipun belum berkomitmen penuh pada gencatan senjata total. Pelonggaran ketegangan geopolitik dapat mengurangi permintaan terhadap aset safe haven, sehingga menekan harga emas.

Para pelaku pasar juga mencermati hubungan dagang AS dengan mitra global yang ditandai pekan ini oleh kenaikan tarif terhadap barang-barang India serta kemungkinan penunjukan gubernur sementara Federal Reserve yang dinilai sejalan dengan agenda moneter Trump. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung harga emas, karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.

Harga emas telah naik hampir 30% sepanjang tahun ini, meskipun sebagian besar kenaikan tersebut terjadi dalam empat bulan pertama saat ketegangan geopolitik dan perdagangan mengguncang pasar.

Spot gold naik 0,1% menjadi $3.372,70 per ounce pada pukul 12:05 siang waktu London. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,1%. Harga perak dan paladium ikut naik, sementara platinum melemah. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS